Nikmati Indahnya Panorama Batubadindiang di ‘Kampuang Rang Rumah

 

BATU Sangkar – Breakingnewsnusantara.com

 

Sutan Pamuncak : ” Tabek Patah Ayia Mangalia Padang Jaya ”

 

Menikmati Keindahan Waktu Dhuha di Area Panorama Batubadindiang Kampuang Rang Rumah, kulihat disini ada perpaduan sempurna antara ibadah dan tadabbur alam.

 

Waktu Dhuha, yang dimulai sekitar pukul 07.00 pagi hingga menjelang zhuhur (terbaik sekitar pukul 09.00), menawarkan momen yang menenangkan. Sehingga tak salah lagi, telah aku abadikan untuk nama anak laki-laki ku , Dzaky At Dhuha, anak ketiga ku bersama Rang Rumah lahir pukul 09.15 WIB pagi 16 Feb 2016.

 

Yang artinya! : dengan arti utama cerdas, pintar, suci, atau bersih hatinya. Nama ini juga dapat dimaknai sebagai “berkah” atau “pemberkatan”, yang mencerminkan doa agar anak memiliki kecerdasan intelektual dan kesucian jiwa seperti ku lihat indahnya waktu Dhuha di Panorama ini.

 

Kembali ke Panorama, Suasana  Tenang dan Sejuk waktu Dhuha adalah saat di mana matahari mulai naik, memberikan kehangatan namun udara masih terasa sejuk, terutama di tempat terbuka seperti pegunungan, atau seperti tempat yang saya kunjungi Panorama Batubadindiang pada Rabu 25 Maret 2026

 

Saya datang ke Panorama Batubadindiang bersama si Bungsu yang bernama Anjelita Faradilla, pertama saya tidak mau kesini diajak Anjelita Faradilla, namun demi sebuah hati dengan nada lembut serta sayu menyampaikan “Ayah! ayo pagi ini kita ke panorama semalam yang pernah kami p

kunjungi bersama bunda! disitu indah alamnya kok Yah!” ucap Anjelita mengajak dan nada menggoda.

 

Singkatnya, ternyata memang iya suasana alam yang indah di pagi hari memudahkan hati untuk berpikir , berdzikir, merenung (muhasabah), dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 

Waktu Dhuha dikenal sebagai waktu yang baik untuk menenangkan pikiran dari hiruk-pikuk duniawi, membawa kedamaian batin, dan memulai hari dengan optimisme Ramadan yang baru beranjak pergi.

Sini kami dikelilingi keindahan alam, menambah nilai spiritual yang mendalam, selaras dengan semangat untuk mendapatkan rahmat-Nya di pagi hari.

 

Berbagai sumber menyebutkan momen waktu Dhuha di tempat dengan panorama alam yang menakjubkan adalah kegiatan momen “penyembuhan” (healing) batin yang sesungguhnya.

 

Benarkah? Buktikan dengan datang ke Tabek Patah, kecamatan Salimpaung, kabupaten Tanah Datar -Sumbar. Pasnya di Salah satu Penyangga Gunung Merapi, Panorama Batu Dindiang.

 

Sutan Muncak: Karta Atmaja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *