Riau – Sebanyak 12 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya di Provinsi Riau dikabarkan membubarkan kepengurusan mereka secara kolektif. Langkah tersebut diikuti dengan keputusan bersama untuk bergabung ke Partai Indonesia Raya sebagai kendaraan politik baru, Dipimpin oleh Ketua DPW Provinsi Bapak Haris Panca Putra.
Keputusan pembubaran dan perpindahan partai ini disebut merupakan hasil musyawarah internal para pengurus daerah. Mereka menilai perlunya arah perjuangan politik yang dinilai lebih solid serta memiliki strategi organisasi yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Perwakilan eks pengurus DPD Partai Berkarya Riau menyampaikan bahwa keputusan ini diambil secara kompak tanpa paksaan dari pihak manapun, karna disebabkan mosi tidak percaya yang disampaikan ke pengurus pusat tidak respon. Mereka menegaskan komitmen untuk tetap berjuang membawa aspirasi masyarakat Riau melalui wadah politik yang baru.
Sementara itu, pihak Partai Indonesia Raya menyatakan terbuka dan menyambut baik bergabungnya para kader dari Partai Berkarya tersebut. Menurut mereka, masuknya struktur baru di tingkat daerah akan memperkuat jaringan partai serta memperluas basis dukungan masyarakat.
Di sisi lain, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pengurus pusat Partai Berkarya terkait pembubaran 12 DPD di Riau tersebut. Namun sejumlah kader menyebut dinamika perpindahan kader merupakan hal yang biasa terjadi dalam dunia politik.
Pengamat politik menilai fenomena perpindahan kader antar partai menunjukkan adanya dinamika konsolidasi kekuatan politik di daerah. Hal ini juga menjadi sinyal adanya perubahan peta kekuatan politik menjelang agenda politik nasional mendatang.
Laporan: Zetlee












