Pentas Seni & Pelepasan Peserta Didik TK Islam Masjid Raya Teluk Kuantan, Kepala Sekolah Pesan Haru Mendalam 

 

Kuantan Singingi,– TK Islam Masjid Raya Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, menggelar acara Pelepasan Peserta Didik dan Pentas Seni Tahun Pelajaran 2025/2026. Acara berlangsung meriah di gedung Narosa dengan penampilan 6 tarian daerah dari anak didik 4 kelas lokal.

 

Kepala Sekolah TK Islam Masjid Raya, Bunda Anoveva S.Pd. AUD, menyampaikan pesan haru untuk seluruh murid yang akan melanjutkan ke jenjang SD. Ia berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi Qurani yang membanggakan, Senin (15/6/2026).

 

“Saya Bunda Anoveva dan beserta bunda guru lainnya mengucapkan semoga ananda kelak menjadi generasi yang beriman dan bertaqwa, berguna bagi agama, nusa dan bangsa, hebat, sholeh dan sholehah. Semoga ananda mampu melewati ke jenjang berikutnya dengan ilmu yang bermanfaat,” ujar Bunda Anoveva.

 

Untuk para wali murid, Bunda Anoveva juga menitipkan pesan silaturahmi. Meski secara formal kebersamaan di TK telah selesai, ia berharap hubungan baik tetap terjaga.

 

“Walaupun kita sudah berpisah, semoga silaturahmi kita tetap terjaga. Orang tua adalah mitra utama sekolah dalam mendidik anak. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan selama ini,” tuturnya.

 

Tahun ini, pelepasan diikuti empat kelas lokal. Masing-masing Lokal Syafa, Lokal Marwa, Lokal Raudah, dan Lokal Mina. Keempat kelas tampil kompak membawakan pentas seni yang sudah dilatih selama beberapa pekan.

 

Pentas seni dibuka dengan Tari Makan Sirih sebagai simbol penghormatan khas Melayu. Tarian ini dibawakan dengan gemulai oleh anak-anak Lokal Syafa dan Lokal Marwa.

 

Dilanjutkan Tari Nirmala dan Tari Apuse yang menampilkan keceriaan anak usia dini. Gerakan sederhana namun penuh semangat membuat orang tua yang hadir kompak merekam momen tersebut.

 

Suasana semakin meriah saat anak-anak membawakan Tari Zapin Melayu. Tarian khas Riau ini dibawakan Lokal Raudah dan lokal lainya dengan kostum warna-warni yang menambah semarak panggung.

 

Penampilan ditutup apik oleh Tari Bunga Jeumpa dan Tari Jalur. Dua tarian ini dibawakan Lokal Mina dan kolaborasi seluruh kelas sebagai bentuk kebersamaan sebelum berpisah.

 

Bunda Anoveva berharap, melalui pentas seni anak-anak tidak hanya belajar menari, tetapi juga mengenal budaya bangsa sejak dini. Menghapal do’a dengan nilai kebersamaan, disiplin, dan percaya diri juga tertanam lewat latihan yang mereka jalani.

 

“Semoga kenangan di TK Islam Masjid Raya ini menjadi bekal ananda melangkah ke SD. Kami doakan anak-anak hebat, sholeh-sholehah, dan jadi kebanggaan orang tua serta guru,” pungkasnya.

 

Perwakilan wali murid, Lidia Putri Purnama Sari, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas dedikasi guru selama mendidik anak-anak. Ia mewakili seluruh orang tua murid yang hadir untuk disampaikan melalui media oline.

 

“Ribuan terima kasih kami ucapkan kepada Bunda Anoveva dan seluruh guru TK Islam Masjid Raya. Tanpa bimbingan ibu-ibu guru, anak-anak kami tidak akan secerdas dan seberani ini tampil di panggung,” ujar Lidia.

 

Menurutnya, dua tahun kebersamaan di TK memberi banyak perubahan positif pada anak. Dari awalnya pemalu, kini anak-anak berani tampil, mengaji, dan bersosialisasi dengan teman sebayanya.

 

“Semoga Allah membalas kebaikan guru-guru dengan pahala berlipat. Kami titip doa agar ilmu yang diajarkan jadi amal jariyah. Silaturahmi kita jangan putus meski anak sudah lulus,” tutup Lidia Putri Purnama Sari.(Sugianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *