Singingi Hilir – Desa Beringin Jaya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, menggelar peringatan Hari Jadi ke-39 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Beringin Jaya tersebut juga dirangkai dengan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Pelaksanaan kegiatan di Lapangan Desa Beringin Jaya dihadiri oleh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan dari berbagai unsur. Peringatan hari jadi desa tahun ini turut dihadiri Camat Singingi Hilir, Ns. H. Andi Syamsul, S.Kep., anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Nur Khasanah, beserta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Pada peringatan tahun ini, panitia mengusung tema “Toto Titi Tentrem Gemah Ripah Loh Jinawi”, yang menggambarkan harapan terwujudnya kehidupan masyarakat yang subur, makmur, aman, damai, dan tertib. Tema tersebut menjadi refleksi semangat masyarakat Desa Beringin Jaya dalam menjaga persatuan serta mendorong kemajuan desa di berbagai bidang.
Memasuki usia ke-39 tahun, Desa Beringin Jaya terus menunjukkan semangat kebersamaan yang menjadi modal penting dalam pembangunan desa. Keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan menjadi gambaran kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga hingga saat ini.
Peringatan hari jadi desa bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang Desa Beringin Jaya dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih maju dan harmonis. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, semangat persatuan dan kebersamaan tetap menjadi fondasi utama yang menjaga keberlangsungan perkembangan desa.
Rangkaian kegiatan semakin khidmat dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Syeikh Dr. Yahya Jaber, adik kandung almarhum Syeikh Ali Jaber. Kehadiran ulama tersebut menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Jadi Desa Beringin Jaya sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Pada usia yang ke-39 tahun, Desa Beringin Jaya tidak hanya merayakan bertambahnya usia, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta melanjutkan pembangunan demi terwujudnya masyarakat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.












