SIAK, – Pengabdian Kepada Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Riau bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler Integrasi Universitas Riau, 19 juli 2024.
Dalam rangka meningkatkan perekonomian lokal dan memberdayakan masyarakat, pemerintah desa Kampung Banjar Seminai menggelar Sosialisasi HaKI dan Digital Marketing dengan fokus pada pemasaran produk inovatif, yaitu Salak Pondoh Dan Salak Madu.
Acara ini diselenggarakan di Aula desa Banjar Seminai yang dihadiri oleh Penghulu Desa yaitu Ibu Siti Aminah, S.Pd, Kerani Desa Pak Hari, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) yaitu Ibu Dr. Emilda Firdaus S.H., M.H, dan Dosen Universitas Riau yaitu Bapak Sukamarriko Andrikasmi, SH., MH. dan Bapak Aidil Fitriansyah, S.Kom.,MIT, beserta Mahasiswa Kukerta Reguler 2024 Universitas Riau yang di wakili oleh Kelvin Aria Nugraha dengan NIM 2109110794 selaku ketua panitia terkait Pelaksanaan KKN dan juga beberapa warga yang antusias untuk mengembangkan potensi usaha kecil dan menengah mereka.
Salak Pondoh dan Salak Madu adalah produk unggulan Kampung Banjar Seminai yang menjadi ciri khas daerah ini.
Salak pondoh dan salak madu memiliki sejuta manfaat bagi kesehatan. Selain itu salak pondoh dan salak madu yang ada di kampung banjar seminai ini juga memiliki rasa yang lebih manis dari salak yang lainnya.
Sosialisasi ini menghadirkan beberapa narasumber dari 2 Dosen Universitas Riau di bidang hak kekayaan intelektual (HaKI) dan pemasaran berbasis online yaitu Bapak Sukamarriko Andrikasmi, SH., MH. dan Bapak Aidil Fitriansyah, S.Kom.,MIT. Mereka memberikan materi mengenai hak kekayaaan intelektual, strategi pemasaran digital, pentingnya branding, dan teknik-teknik pemasaran efektif yang dapat membantu petani dalam memperluas jangkauan pasar mereka.
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berkonsultasi langsung dengan para ahli, sehingga mendapatkan solusi praktis untuk tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha.
Kepala Desa Banjar Seminai, Ibu Siti Aminah S.Pd, dalam sambutannya mengungkapkan harapannya agar melalui kegiatan ini, para pelaku tani di Kampung Banjar Seminai dapat lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan produk mereka.
“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, warga dapat lebih termotivasi untuk terus berinovasi dan berani bersaing di pasar yang lebih luas. Salak pondoh dan salak madu adalah salah satu contoh produk lokal yang memiliki potensi besar untuk sukses, jika di kelola dan dipasarkan dengan baik,” ujarnya.
adapun Salah satu peserta sosialisasi, Ibu Siami, mengaku sangat terbantu dengan informasi dan pengetahuan yang diberikan.
“Saya sangat senang bisa ikut serta dalam sosialisasi ini. Banyak sekali ilmu baru yang saya dapat, terutama mengenai pemasaran digital yang sebelumnya saya tidak pahami. Semoga dengan ini, usaha saya bisa lebih berkembang,” tuturnya.
Acara sosialisasi ini juga dilengkapi dengan sesi praktek langsung, di mana peserta diajak untuk membuat rencana pemasaran sederhana untuk produk salak pondoh dan salak madu yang berhak paten dan diakui secara nasional maupun internasional.
Dengan adanya praktek ini, diharapkan peserta dapat lebih memahami dan mengaplikasikan strategi yang telah dipelajari.
Melalui kegiatan sosialisasi HaKI dan Digital Marketing seperti ini, diharapkan masyarakat Kampung Banjar Seminai dapat semakin berdaya dan mandiri dalam mengembangkan usahanya.
Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, salak pondoh dan salak madu diharapkan bisa menjadi produk unggulan dari Kampung Banjar Seminai yang dikenal luas dan diminati oleh masyarakat, baik di dalam maupun luar daerah yang di akui hak patennya.












