Breakingnewsnusantara.com, Sidoarjo – Upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang nilai- nilai kebangsaan, identitas nasional, dan prinsip-prinsip dasar negara, KB FKPPI Jawa Timur, sosialisasi penguatan serta pemahaman semangat merah putih, tepatnya di Hotel Neo, Waru Sidoarjo, Jl. Jenderal S. Parman No. 52-54, Sidoarjo, Rabu (26/11/2025).
Dihadiri Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Dedi Irwansa, S. Pd., Ketua PD XIII KB FKPPI Jatim, Priyo Efendi, Nara Sumber Dr. Listiyono Santoso S. Sos., M. Hum., Ketua FKDM Jatim, dan seluruh anggota KB FKPPI Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Ketua PD XIII KB FKPPI Jawa Timur, Priyo Efendi memaparkan bahwa tujuan sosialisasi wawasan kebangsaan adalah untuk meningkatkan kesadaran nasional, pentingnya masyarakat tentang identitas nasional dan nilai nilai kebangsaan, serta membangun persatuan dan kesatuan bangsa,” terangnya.
“Kita bisa belajar dari simbol nasional, filosofi- filosofi bangsa, tradisi budaya, dan sebagainya, semoga seminar ini memperkaya wawasan kita sebagai putra putri TNI dan putra putri Polri,” imbuh Ketua PD XIII KB FKPPI Jawa Timur.
Mengembangkan rasa cinta tanah air dan kesadaran akan tanggung jawab warga negara juga merupakan tujuan sosialisasi wawasan kebangsaan.
Dr. Listiyono Santoso, S. Sos., M. Hum., selaku Nara sumber dalam sosialisasi wawasan kebangsaan semangat merah putih adalah kunci spirit moral untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan rasa cinta tanah air, dan memperkuat persatuan antara masyarakat Indonesia,” paparnya.
“Merah putih adalah representasi keberanian dan kesucian, menunjukkan kebulatan tekad dan berjuang sungguh-sungguh dengan berlandaskan keikhlasan dalam berjuang,” pungkasnya.
Kebijakan Negara yang kontraproduktif dan tidak berkeadilan sosial, Etnosentrisme, Primordialisme dan egoisme kedaerahan dan kelompok, serta Radikalisme beragama yang ditunjukkan dengan fenomena pemaksaan kehendak dan kekerasan atas nama agama, adalah sebuah tantangan Kebhinekaan Indonesia,” tandasnya.
Negara Indonesia ada 17.504 pulau, terdiri dari 38 Provinsi, 497 Kabupaten/kota, 6.542 Kecamatan, dan 76.632 Desa/Kelurahan, 1.340 Kelompok Etnik dan suku bangsa, 642 bahasa daerah, mengakui dan melindungi 6 agama dan ratusan aliran kepercayaan.
Langkah kongkrit yang harus kita lakukan adalah menguatkan kepedulian sesama anggota masyarakat, melakukan kegiatan yang positif bersama, menjadi teladan, menerapkan gotong royong, dan menghargai perbedaan dan komunikasi terbuka.
Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Dedi Irwansa, S. Pd., mengungkapkan rasa bahagianya bisa hadir bersama dengan KB FKPPI dengan semangat rasa cinta tanah air,” ungkapnya.
“Senang rasanya bisa menjadi bagian dari acara ini, saya banyak belajar dari para senior- senior disini, dan Ketua PD XIII KB FKPPI Jawa Timur Priyo Efendi adalah guru besar saya, saya banyak sharing dengan beliau, saya berharap kepada generasi bangsa untuk selalu menggaungkan rasa cinta tanah air, cinta patriotisme bangsa, dan mari bersama- sama bergandengan tangan bersatu untuk tetap menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” tutupnya. (Ldy).












