Polsek Singingi Hilir Olah Lahan Tumpang Sari untuk Penanaman Jagung Pipil

 

Singingi Hilir — Polsek Singingi Hilir, Polres Kuantan Singingi, melakukan penggemburan lahan tumpang sari di Desa Sukamaju sebagai bagian dari kegiatan pengolahan lahan pertanian untuk penanaman jagung pipil.

 

Lahan yang diolah merupakan area yang disediakan oleh PT Adimulia Agrolestari. Penggemburan dilakukan menggunakan traktor bajak guna mempercepat proses pengolahan tanah sehingga siap untuk ditanami dalam waktu dekat.

 

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Rukun Sentosa yang turut terlibat dalam proses pengolahan lahan. Sinergi antara aparat, pihak perusahaan, dan kelompok tani terlihat dalam proses pengerjaan di lapangan.

 

Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alferdo Krisnata Kaban beserta anggota, Koordinator KTU PT Adimulia Agrolestari Suwadi, perwakilan perusahaan Zainal Abidin, serta Ketua Kelompok Tani Rukun Sentosa Zainal Arifin.

 

Berdasarkan data di lapangan, luas lahan tumpang sari yang diolah pada tahap awal mencapai sekitar 5 hektare. Lahan tersebut merupakan bagian dari area yang telah disiapkan untuk pemanfaatan pertanian secara bertahap.

 

Proses penggemburan difokuskan pada perbaikan struktur tanah agar lebih gembur dan mudah ditanami. Dengan penggunaan alat mekanis, pengerjaan lahan dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan metode manual.

 

Selain itu, pemanfaatan lahan tumpang sari dinilai dapat mengoptimalkan penggunaan lahan yang tersedia, khususnya di kawasan perkebunan, tanpa mengganggu tanaman utama yang sudah ada.

 

Penanaman jagung pipil direncanakan menjadi tahap lanjutan setelah proses pengolahan lahan selesai. Komoditas ini dipilih karena relatif cepat panen dan memiliki nilai ekonomi bagi kelompok tani.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemanfaatan lahan produktif yang belum tergarap secara maksimal. Dengan pengolahan yang berkelanjutan, area tumpang sari diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih optimal bagi masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *