Monitor Propam Polda Riau, Sejumlah Aktivitas Ilegal di Wilkum Polsek Siak Hulu Terkesan ada Pembiaran dari Oknum APH 

 

SIAK HULU KAMPAR——-Terkesan pembiaran terhadap sejumlah aktivitas ilegal, akhirnya

aktivis Riau meradang, Tio Afrianda pertanyakan! ada apa dengan Oknum Kapolsek di jajaran Polres Kampar, inisial Kompol (DA) sebagai Aparat Penegak Hukum (APH) Polsek Siak Hulu?

 

Seperti dikatakan Tio Afrianda,”Sudah jelas ada 17 Sowmil tidak berizin di Wilayah Hukumnya, desa Teratak Buluh yang terus menerus bebas beroperasi hingga kini, tetap dibiarkan oleh Oknum Kapolsek (DA) ini, “Jelas Tio Afrianda saat melakukan ‘door to door’ ke desa Teratak Buluh, Kamis 2 Juli 2026 dini hari WIB.

 

Lebih lanjut, masih kata Tio Afrianda, “Apakah pihak oknum APH Polsek Siak Hulu, Polres Kampar itu dapat aliran dana dari pelaku usah ilegal tersebut? “Tanya Tio dengan terpancar raut wajah heran.

 

Oleh karena itu, pinta Tio Afrianda Propam Polda Riau seharusnya periksa oknum APH Kompol (DA ) Polsek Siak Hulu Polres Kampar tersebut, terkait hal dugaan pembiaran dengan beberapa aktivitas ilegal di Wilayah Hukumnya.

 

Tidak sampai disitu, masyarakat Teraktak Buluh mulai resah karena, bantuan yang dijanjikan oleh seorang Koordinator lapangan bernama Anto untuk masyarakat bahwa, dari hasil “mengutip uang” setiap pekan terhadap 17 pemilik sowmil di desa Teratak Buluh, kini mulai disebut Warga bahwa tidak pernah terialisasi sesuai komitmen awal.

 

Diketahui, satu kali dalam satu pekan perjanjiannya awal dibagikan ke masyarakat, namun itu tidak pernah dibagikan oleh ANTO . “Itu pun kalau pernah dibagikan ! hanya berbentuk Indomie Instan dan telor ayam disalurkan dengan kurun waktu sekali dalam satu tahun”Jelas Warga Teratak Buluh yang namanya minta dilindungi sesuai Kode Etik Jurnalistik pasal ke 7.

 

Sementara itu, Anto sebagai korlap, diketahui dalam 1 pekan mengutip ke pihak Sowmil, mencapai Rp. 800.000/Sowmil. Sehingga, jika Kita total nominal ANTO mengumpulkan uang capai Rp 54.400.000/satu bulan. “Kemana saja aliran uang tersebut oleh ANTO? Kan bisa jadi dugaan kita ke Oknum APH Kompol DA itu ? “Kata Warga Teratak Buluh tadi.

 

Nah, ini lagi ! WASLIM Oknum Anggota Kodam XIX Tuanku Tambusai, disebut warga tadi sebagai pemasok kayu balok tim dari Kabupaten Siak. WASLIM pemasok balok tim ke Sowmil di Teraktak Buluh.

 

Setelah itu, seorang bernama panggilan Ipul pemasok kayu bulat dari Kampar Kiri ke Sowmil di Teratak Buluh juga. Kemudian, seorang bernama Sapri alias Isap , selain pemasok kayu bulat, ternyata ia juga menimbun BBM bersubsidi di Kediamannya (rumahnya) dengan alamat di Dusun Koto , desa Teratak Buluh dan BBM itu dilangsir dari SPBU Kubang.

 

Semua Aktivitas tersebut (red) berada di Wilayah Hukum Polsek Siak Hulu, Polres Kampar -Polda Riau. Lalu, kenapa semua aktivitas ilegal tersebut terkesan ada pembiaran dari Kepolisian Sektor Siak Hulu dibawah kepemimpinan Kompol (DA)?

 

Saat berita ini disajikan keruangan publik, Oknum APH Kompol DA, Propam Polda Riau, Kapolres Kampar, para pemasok kayu, dan pihak SPBU Kubang, dalam upaya agar semua terkonfirmasi ke Awak Media ini.

 

Ditulis oleh: K4RTA ATMAJA

WhatsApp: 0812-7645-9902

(Tidak menerima telepon WhatsApp, hanya menerima tulisan dengan celetuk bahasa Indonesia yang sopan dan beradab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *