Kuantan Mudik, Kamis (01/08/2024) – Festival Pacu Jalur Tradisional di Kecamatan Kuantan Mudik resmi dibuka oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Dr. H. Suhardiman Amby, MM, di Lapangan Desa Luai. Acara yang berlangsung selama tiga hari dari 1-3 Agustus 2024 ini diikuti oleh 55 jalur yang berlaga di Tepian H. Saidina Ali.
Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman Amby mengungkapkan harapannya agar festival ini tidak hanya melestarikan tradisi pacu jalur, tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendorong sektor pariwisata di Kuansing, terutama di daerah Lubuk Jambi.
“Pelaksanaan festival pacu jalur di Kecamatan Kuantan Mudik ini diharapkan dapat mendorong kunjungan wisatawan ke beberapa destinasi wisata di Lubuk Jambi, seperti Air Terjun Guruh Gemurai, Air Terjun Pati Soni, Pemandian Napagh Kuning, dan Tobek Pebaun. Jika pacu jalur terkoneksi dengan wisata daerah, maka akan meningkatkan animo pengunjung dan terjadi perputaran ekonomi,” ujarnya.
Selain itu, Bupati Suhardiman Amby mengumumkan kejutan bonus hadiah bagi jalur yang meraih prestasi. “Kejutan bonus berhadiah akan diberikan kepada para jalur yang berprestasi, dengan bonus dari pihak lain yang mencintai tradisi pacu jalur. Untuk jalur peringkat pertama akan mendapatkan hadiah sebesar 10 juta rupiah, peringkat kedua 7 juta rupiah, dan peringkat ketiga 5 juta rupiah,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kuansing juga menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar 50 juta rupiah untuk pembuatan jalur kepada 13 desa. Ia menegaskan bahwa lokasi pembukaan pacu jalur di Kuantan Mudik akan dijadikan permanen di Lapangan Desa Luai. “Lokasi pembukaan pacu jalur yang rutin dilaksanakan di Kuantan Mudik ini, akan segera kita permanenkan. Untuk itu, pak Camat segera urus soal lahannya dengan pemilik tanah,” tambahnya.
Bupati Suhardiman Amby juga menyampaikan program-program unggulan dari Pemerintah Daerah, seperti program berobat gratis (UHC), Antar Jemput Melahirkan (JAMELA), pelayanan kesehatan langsung ke rumah (HOME CARE), respon cepat angkutan ambulans (PSC 119), layanan pencatatan sipil kelahiran (Permata Mondek), serta beasiswa ke beberapa universitas ternama di Indonesia.
“Saya berharap Pemerintah Kecamatan dan Desa dapat menjadi penyambung lidah dalam mensosialisasikan program-program ini kepada masyarakat,” tutupnya.
Acara pembukaan festival turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Riau Sardiyono, A. Md, Waka II DPRD Kuansing H Juprizal, SE., M. Si, Ketua TP PKK Kuansing Hj. Yulia Herma, Ketua DWP Kuansing, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat beserta Forkopimcam, dan tokoh masyarakat Kuantan Mudik. Masyarakat setempat juga memberikan sambutan hangat dengan menampilkan tarian khas Kuansing, menambah semarak suasana acara pembukaan Pacu Jalur di Tepian H. Saidina Ali.
Penulis : Anisa












