MAHASISWA KUKERTA MBKM FAPERTA UNRI 2024 LAKSANAKAN SOSIALISASI MENGENAI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR YANG BERBAHAN DASAR AIR CUCIAN BERAS

ROKAN HILIR – Tanggal 14 Agustus 2024 telah diadakan sosialisasi mengenai pembuatan pupuk organik cair yang berbahan dasar air cucian beras yang disampaikan oleh mahasiswa KKN MBKM FAPERTA UNRI 2024. Dimana sosialisasi ini diadakan di Kantor Penghulu Desa Pekaitan, Kecamatan Pekaitan, Rokan Hilir, Riau.


Pada sosialisasi ini dihadiri oleh Ibu Pj penghulu desa, perangkat desa, RT RW, masyarakat umum desa Pekaitan, dan Mahasiswa KKN Universitas Riau, Fakultas Pertanian.

Pada sosialisasi ini pemateri memaparkan secara rinci terkait tentang Pembuatan Pupuk Organik Cair diantaranya: Pengertian Pupuk Organik Cair (POC), kelebihan dan manfaat POC, alat dan bahan POC, cara kerja pembuatan POC, serta dosis POC yang digunakan untuk tanaman yang dibudidayakan.

Pupuk organik cair yang dibuat berbahan dasar limbah air cucian beras merupakan upaya untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia yang sangat banyak dampak negatifnya baik bagi tanaman dan lingkungan maupun bagi tubuh manusia sendiri. Karena dampak residu dari penggunaan pupuk kimia sangat besar ke tanah yang mana tanah tersebut akan menjadi rusak.

Dikutip dari laman Cybex Kementrian Pertanian RI, Jum’at (28/10/2022), ada banyak manfaat air cucian beras untuk tanaman yang belum banyak diketahui.

Air cucian beras mengandung banyak nutrisi penting bagi tanaman sekaligus mengandung bakteri baik. Air beras mengandung 90% karbohidrat berbentuk pati yang penting untuk hormon auksin, alanin dan gibereline pada tanaman. Selain itu air cucian beras juga mengandung vitamin B1, vitamin K, protein, besi, kalsium, fosfor, boron, dan juga nitrogen.
Air cucian beras juga akan membantu beberapa hormon yang ada pada tanaman sehingga bisa merangsang pertumbuhan pucuk daun, membawa makanan ke seluruh sel pada daun dan batang, mengandung zat pati, menghambat pertumbuhan pathogen, mengurangi syok transplantasi, sebagai sumber energi, dan membantu proses fotosintesis.

Adapun cara pembuatan dari pupuk organic cair berbahan dasar air cucian beras ini adalah sebagai berikut :

Alat dan bahan
. air cucian beras sebanyak 1,2ℓ
. EM 4
. gula merah
. botol berukuran 1,2ℓ
. corong dan timbangan

Cara pembuatan nya: dimasukkan air cucian beras kedalam botol sebanyak 1,2ℓ. selanjutnya, dihaluskan gula merah dan timbang sebanyak 50g kemudian dilarutkan dalam air cucian beras. Setelah larut dimasukkan EM 4 sebanyak 4 tutup botol lalu diaduk hingga tercampur merata dengan air cucian beras. Lalu difermentasi selama 14 hari hingga menjadi pupuk. Selama proses fermentasi, tutup botol sebaiknya dibuka setiap 2 hari sekali agar uap gas yang didalam botol tidak meledak.
Dengan diadakannya sosialisasi ini Masyarakat Desa Pekaitan mampu memanfaatkan dan mengolah limbah air cucian beras yang biasa tidak terpakai oleh masyarakat sebagai pupuk organik cair yang kaya akan manfaat bagi tanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *