Ada Apa, Jalan Rabat Beton di Jalan 21 Desa Perintis Baru Selesai Dikerjakan Sudah Rusak

BreakingNewsNusantara.com
Jurnalis breaking news nusantara.com pemerhatkani pembangunan di Kabupaten Tebo saat melihat jalan Rabat Beton di jalan 21 poros unit 1 desa perintis Kecamatan Rimbo Bujang. Jalan tersebut sudah tampak mulai rusak, padahal jalan Rabat Beton tersebut belum lama siap dikerjakan.(Poto:Ist/Breaking news nusantara.com)

Pantauan investigasi dilapangan pemerhatikan pembangunan di Kabupaten Tebo, pada hari rabu (18/09/2024), media sebagai kontrol sosial melakukan pemantauan terhadap realisasi APBD Tebo tahun 2024. Salah satunya adalah pekerjaan proyek disetiap Organisasi perangkat daerah (OPD)

Didapatilah, salah satu proyek pekerjaan jalan Rabat Beton di jalan 21poros desa perintis Kecamatan Rimbo Bujang. Jurnalis media breaking news nusantara.com saat turun ke lokasi, kondisi jalan Rabat Beton tersebut sudah mengalami kerusakan seperti adanya keretakan patah dari permukaan hingga ke dasar coran di beberapa titik.

Kemudian, pada permukaan jalan Rabat Beton tersebut juga sudah hancur, dari papan rancangan anggaran pelaksana ( RAP) yang terpasang tidak ada disebut panjang jalan berapa meter, lebarnya berapameter dan ketebalan rawat beton tersebut. Ini sangat membinggungkan bagaimana mereka bisa kerja tanpa ada panduan tersebut” atau dugaan pekerjaan hanya di buat asal jadi jalan rawat beton dan menghamburkan anggaran dana desa perintis.

“Yang kita tanyakan itu mengapa jalan Rabat Beton jalan 21poros desa perintis ini cepat rusak, padahal baru saja rampung dikerjakan. padahal melihat cultur tanah dimana jalan Rabat Beton tersebut ada, cultur tanahnya cukup keras dan tidak lembek serta tidak dilalui oleh kendaraan yang melebihi tonase karena itu adalah akses warga perumahan masyarakat.
“Rusaknya jalan Rabat Beton itu diduga karena adanya pengurangan komponen Material dari yang sudah ditentukan dalam RAP DD desa proyek tersebut,”

Misalnya, ada dugaan pengurangan Semen pada rasio adukan Coran dan Pasir. Sehingga, karena adanya pengurangan rasio Semen dalam adukan, ketahanan dan kualitas jalan Rabat Beton tersebut menjadi buruk sehingga mudah sekali mengalami kerusakan. Seperti yang terjadi saat ini.

“Kita meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menyoroti pekerjaan proyek jalan Rabat Beton jalan 21 poros desa perintis keecamatan rimbo bujang ini,” Dan kami team media breaking news nusantara siap memberikan laporan jika dibutuhkan.(crew)

Junarlis, daud tambunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *