Sungai Buluh, – 11 Juni 2025, Dalam perjalanan membangun desa yang kuat, tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Ada dimensi lain yang tak kalah penting: ketahanan pangan dan ketahanan sosial. Ketika Desa Sungai Buluh menjadi desa pertama di wilayah Singingi Hilir yang melaksanakan program Asta Cita terkait ketahanan pangan, Polsek Singingi Hilir melihatnya bukan hanya sebagai upaya pertanian, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk stabilitas wilayah.
Ketahanan pangan adalah garis depan pertahanan masyarakat dari krisis. Desa yang mampu mencukupi pangannya sendiri adalah desa yang tidak mudah goyah oleh inflasi, distribusi yang terganggu, atau bahkan provokasi sosial. Dan lebih dari itu, desa seperti ini memperlihatkan bahwa keamanan tidak hanya dibangun lewat patroli, tetapi juga lewat kesejahteraan.
“Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintah Desa Sungai Buluh, kelompok tani, dan BUMDes yang telah berinisiatif dan bekerja keras menyiapkan lahan produktif. Ini adalah bentuk gotong royong yang sesungguhnya: antara warga, pemerintah, dan mitra lokal yang saling bahu-membahu”, ujar Iptu Alferdo Krisnata Kaban, SH.
“Sebagai aparat kepolisian, kami merasa menjadi bagian dari proses ini. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan saat ada konflik atau kejahatan. Kami juga hadir untuk mendukung upaya-upaya positif yang berdampak pada keamanan jangka panjang. Karena pada dasarnya, keamanan dan kesejahteraan berjalan berdampingan”, Sambungnya.
Desa Sungai Buluh telah memberi contoh konkret bahwa kemandirian bukan sekadar slogan. Mereka menunjukkan bahwa program nasional bisa berhasil jika dijalankan dengan kemauan lokal yang kuat. Di sinilah semangat Asta Cita menemukan ruangnya untuk tumbuh: bukan sebagai beban birokrasi, melainkan sebagai semangat perubahan dari bawah.
Polsek Singingi Hilir akan terus berkomitmen mendampingi masyarakat dalam setiap upaya membangun desa. Bukan hanya dalam konteks hukum, tapi juga dalam menciptakan ruang yang aman untuk tumbuhnya inisiatif rakyat. Sebab, di balik ladang yang subur, tersimpan harapan besar akan masyarakat yang adil, makmur, dan damai.
“Ketika polisi dan petani berjalan bersama, kita tidak hanya menanam Jagung. Kita menanam masa depan”, Ungkap Kapolsek Singingi Hilir












