Mahasiswa Kukerta Universitas Riau (UNRI) melakukan Sosialisasi Bahaya Bullying di SDN 007 Lahang Baru

Indragiri Hilir – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau (UNRI) di Desa Lahang Baru, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL) melakukan kegiatan sosialisasi di SD Negeri 007 Lahang Baru, Rabu (31/7/2024).


Kasus bullying semakin banyak dan marak terjadi di kalangan anak-anak sampai remaja. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik), tercatat telah terjadi 226 kasus bullying pada tahun 2022, Lalu di tahun 2021 ada 53 kasus, dan tahun 2020 sebanyak 119 kasus. Sementara itu untuk jenis bullying yang sering dialami korban ialah bullying fisik (55,5%), bullying verbal (29,3%), dan bullying psikologis (15,2%) dan kasus bullying di sekolah meningkat selama 2023. Januari- Agustus 2023, terdapat sebanyak 2.335 kasus pelanggaran terhadap perlindungan anak.

Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Kukerta UNRI Desa Lahang Baru memilih SDN 007 Lahang Baru sebagai tempat tujuan sosialisasi bahaya bullying, mereka menyadari betapa pentingnya membangun kesadaran sejak dini tentang perlunya menghormati dan melindungi satu sama lain.
“SD merupakan tempat yang tepat untuk memulai edukasi ini karena anak-anak berada dalam fase perkembangan yang sangat penting dalam membentuk karakter dan perilaku mereka” Kepala SDN 007 Lahang Baru, Ibu Hamidah, mengatakan kegiatan tersebut sangat didukung oleh semua pihak guru. Ia juga menyampaikan bahwa kasus bullying marak sekali terjadi di lingkungan sekolah baik secara fisik maupun verbal. Menurutnya kasus bullying banyak terjadi di kelas 4, 5 dan 6. Dukungan dari pihak sekolah tersebut membuat kelompok Kukerta UNRI Desa Lahang Baru semakin semangat untuk mensosialisasikan bahaya bullying tersebut.

Defri Afriansyah, selaku ketua kelompok Kukerta UNRI Desa Lahang Baru berharap kegiatan tersebut bisa menjadi bekal siswa-siswi untuk bisa melawan dan menghentikan bullying.
”Semoga kegiatan ini dapat mempersiapkan siswa-siswi SDN 007 Lahang Baru untuk mengenali tanda-tanda bullying, melaporkan kejadian tersebut, serta memberikan dukungan kepada korban dan mendorong mereka untuk berbicara”.

Siswa-siswi di SDN 007 Lahang Baru menunjukkan antusiasme yang luar biasa selama sosialisasi bahaya bullying tersebut. Keceriaan dan keterlibatan mereka dalam sesi tanya jawab serta permainan edukatif menunjukkan keinginan besar untuk memahami lebih dalam tentang pentingnya menghindari perilaku bullying dan membangun lingkungan yang saling menghormati. Antusiasme ini menjadi indikasi positif bahwa pesan sosialisasi berhasil diterima dengan baik dan diharapkan dapat mempengaruhi perilaku mereka sehari-hari di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *