Jalan Alternatif Tak Dirapikan, Warga dan Pelaku Usaha Alami Kendala Akibat Proyek Jalan

 

 

Lampung Barat— Proyek pembangunan jalan di ruas Jalan Lintas Gedung Surian Puramekar, tepatnya di wilayah PMK Air Ringkih dan Mekar Sari, Pekon Puramekar, menuai keluhan dari masyarakat dan pelaku usaha setempat.

 

Keluhan tersebut muncul akibat jalan alternatif di sisi proyek yang tidak dirapikan dan tidak dibenahi dengan baik, sehingga kondisi jalan menjadi becek, licin, dan berlumpur, terutama saat malam hari dan setelah hujan. Akibatnya, sejumlah kendaraan warga dan pelaku usaha mengalami kesulitan melintas, bahkan beberapa mobil dilaporkan terjebak dan nyaris mengalami kecelakaan.

 

Masyarakat menilai kondisi ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan menghambat aktivitas ekonomi warga. Jalan alternatif yang seharusnya menjadi solusi sementara selama pengerjaan proyek justru menimbulkan persoalan baru.

 

Warga berharap kepada pelaksana atau kontraktor proyek, yakni CV Bukit Pesagi, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten, agar segera mengambil langkah penanganan dengan melakukan perapihan dan pengerasan jalan alternatif tersebut.

 

“Jangan sampai karena adanya proyek pembangunan, masyarakat dan pelaku usaha justru dirugikan dan berisiko mengalami kecelakaan,” ungkap salah satu warga.

 

Masyarakat meminta agar pihak terkait lebih memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran akses warga, sehingga pembangunan infrastruktur benar-benar membawa manfaat, bukan sebaliknya.

 

(Boi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *