KUANSING —Jika Anda seorang pelaku Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kuansing, maka Anda akan dikejutkan dengan gaya baru ‘Pak Naga’ Oknum Kanit Pamapta Polres Kuansing bersama tiga personilnya turun ke TKP untuk membakar Rakit PETI milik masyarakat.
Tetapi Sungguh Terlihat Aneh,”Pak Naga punya gaya baru dalam penindakkan rakit PETI di Kenegerian Kopah Kuantan Tengah, sampai di lokasi langsung pinta setoran satu unit rakit PETI 1 juta, jika tidak atau lambat saja setor, maka langsung rakit dibakar di TKP oleh Pak Naga dan 2 Personilnya,”Ujar Korban Pelaku PETI yang merasa diperas oleh Gaya Baru Oknum Kanit Pamapta Polres Kuansing itu. “Iya! Pak Naga, gitu orang l-orang memanggilnya”Ucap warga Kopah yang namanya tak mau disebutkan itu, 28 April 2026 siang WIB.
Untuk diketahui, Patroli, Pengamanan, dan Pelayanan Masyarakat Terpadu adalah satuan tugas baru di Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang menggantikan peran Kanit SPKT di Polres Kuansing, Pamapta beroperasi 24 jam untuk melayani masyarakat secara terpadu. Pamapta berfokus pada patroli, tindakan pertama di TKP, serta pelayanan publik yang lebih cepat, humanis.
Namun, Oknum Kanit Pamapta Polres Kuansing ‘Pak Naga’ dinilai menyalahgunakan wewenang dalam keliling Wilayah Hukum Polres Kuansing. “Ah, macam mana pula itu gaya baru Pak Naga ? cukup Oknum Kanit dan Personilnya melakukan di Kenegerian Kopah dan desa Gunung Kesiangan Benai, coba ke Oknum Kanit itu sampai ke lokasi kami, tambah rusuh itu Naga tak Bonar”Ucap Warga Kuansing yang mengakui telah siap siap dengan segala resiko kedatangan Pak Naga dan Personilnya di TKP PETI.
Untuk menjaga situasi selalu aman dan kondusif, Media ini mencoba untuk tidak menyebutkan siapa? warga desa dimana? saat ini lagi menunggu Oknum Kanit Pamapta Polres Kuansing yang dinilai meresahkan itu.
Profesi Pengamanan Polri sebagai Garda Terakhir dalam menjaga disiplin dan integritas anggota Polri untuk meningkatkan kepercayaan publik. Maka, maka propam Polres Kuansing, wajib panggil Oknum Kanit Pamapta Polres Kuansing itu, agar dipanggil dan dimintai keterangannya terkait isu “Gaya Baru Pak Naga” oknum polisi pungut renggut uang pelaku PETI di Kenegerian Kopah dan desa Gunung Kesiangan.
Seharusnya Oknum Kanit Pamapta bikin situasi kondusif, mala jadi bikin gaduh dan rusuh di tengah masyarakat kabupaten Kuansing dengan gaya barunya.
Sebagai mitra TNI-POLRI, Insan Pers di Kuansing wajib memantau pergerakan Oknum Polisi yang dinilai bikin “Gelabang Gelebuik” Pelaku PETI di Kuansing.
(K412T4 4TM474)












