SINGINGI HILIR, KUANTAN SINGINGI — Semangat gotong royong warga Desa Petai tidak surut meski dilanda musim kemarau. Polsek Singingi Hilir bersama Pemerintah Desa Petai dan masyarakat sukses menggelar Panen Raya Jagung Pipil Kuartal II pada Selasa, 1 September 2026 pukul 09.00 WIB di Desa Petai, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dengan masyarakat dalam menyukseskan program Ketahanan Pangan Nasional
Panen raya tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan desa dan kepolisian, yaitu IPTU ALFERDO KRISNATA KABAN, S.HKapolsek Singingi Hilir, ASRIL Kepala Desa Petai, DARIL Ketua BPD Desa Petai, AIPDA KUSTIAN Bhabinkamtibmas Desa Petai BRIPKA RANDI Kanit Provost Polsek Singingi Hilir IMBRA SAPUTRA, S.I.P, M.Si Ketua BUMDES Tuah Sepakat Desa Petai, DATUK BANDARO KAYO IZUL MUHARMAN Ninik Mamak Desa Petai,
H. ABD. RAZAK tokoh Masyarakat Desa Petai
Kapolsek Singingi Hilir IPTU ALFERDO KRISNATA KABAN, S.H mengatakan bahwa peran Polri saat ini tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Musim kemarau bukan halangan. Dengan gotong royong dan pendampingan, kita buktikan Desa Petai mampu menghasilkan panen jagung pipil. Ini untuk ketahanan pangan dan ekonomi warga,” tegas Kapolsek.
Kepala Desa Petai, ASRIL, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polsek Singingi Hilir dan Bhabinkamtibmas yang telah konsisten mendampingi kelompok tani Desa Petai dari awal penanaman hingga panen.
“Terima kasih kepada Pak Kapolsek dan Pak Bhabin. Berkat pendampingan ini, hasil panen kita tetap maksimal walaupun cuaca tidak mendukung,” ujar Kades ASRIL.
Senada dengan itu, Ninik Mamak Desa Petai DATUK BANDARO KAYO IZUL MUHARMAN berharap kegiatan produktif seperti ini terus berlanjut.
“Kami berharap Desa Petai ke depan bisa menjadi salah satu lumbung pangan di Kecamatan Singingi Hilir,” ujarnya.
Hasil panen jagung pipil ini akan dikelola oleh BUMDES Tuah Sepakat Desa Petai. Sebagian hasil akan dijual untuk menambah Pendapatan Asli Desa, dan sebagian lagi disimpan sebagai cadangan pangan guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat.
Kegiatan panen berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara Polri, Pemerintah Desa, dan seluruh elemen masyarakat Desa Petai.












