Masyarakat Lampung Barat, DPW FORSAL dan LBH-BSN Apresiasi Mukhlis Basri atas Program Bantuan P3-TGAI

 

Lampung Barat | BreakingnewsNusantara.com
Masyarakat Lampung Barat bersama Dewan Pimpinan Wilayah Forum Suara Anak Lampung (DPW FORSAL) dan Lembaga Bantuan Hukum Bintang Sembilan Nusantara (LBH-BSN) Lampung Barat menyampaikan apresiasi tinggi kepada Anggota DPR RI Komisi V, H. Drs. Mukhlis Basri, atas perjuangan dan perhatian nyata terhadap masyarakat melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).

Program yang disalurkan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut dinilai membawa manfaat besar bagi kelompok tani dan masyarakat pedesaan, khususnya dalam meningkatkan fungsi jaringan irigasi serta mendukung produktivitas pertanian di daerah.

Ketua Divisi Litbang DPW FORSAL Lampung Barat Boimin, dalam keterangannya, mengatakan bahwa program P3-TGAI merupakan bukti nyata komitmen Mukhlis Basri dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di tingkat pusat.

“Kami melihat langsung dampak positif dari program P3-TGAI ini. Banyak petani yang terbantu dengan adanya perbaikan saluran irigasi, dan ini berkat perhatian Pak Mukhlis Basri yang terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat Lampung Barat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan LBH-BSN Lampung Barat Ansyori menambahkan bahwa program tersebut tidak hanya membantu sektor pertanian, tetapi juga meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan desa.

“P3-TGAI mendorong masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam pelaksanaan program. Ini sangat sesuai dengan prinsip pemberdayaan dan transparansi yang kami dukung,” terang Ansyori perwakilan LBH-BSN.

Menanggapi apresiasi tersebut, Mukhlis Basri menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa program P3-TGAI merupakan hasil kerja sama antara masyarakat, Kementerian PUPR, dan Balai Wilayah Sungai (BWS), serta harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya ucapkan terima kasih atas apresiasi dan kepercayaan masyarakat. Saya berharap program ini benar-benar dilaksanakan dengan baik, sesuai petunjuk teknis dan aturan yang ada,” ujar Mukhlis Basri.
“Pengerjaan di lapangan harus memperhatikan kualitas dan ketepatan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Jangan asal cepat selesai, tapi harus benar-benar bermanfaat untuk petani dan masyarakat,” tambahnya.

Mukhlis Basri juga berpesan agar kelompok pelaksana masyarakat (P3A) menjaga semangat gotong royong dan transparansi dalam penggunaan dana bantuan, sehingga program pemerintah ini dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan berbasis masyarakat.

Program P3-TGAI diharapkan terus berlanjut sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Lampung Barat.

Boimin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *